THE SECRET

Author: Nana

Title: The Secret

Main Cast: Yourself, Byun Baekhyun (EXO-K)

Length: One Shot

Genre: Sad

Rating/Pairing: Teenager

Song: Ali-Hurt (Ost. Rooftop Prince)

Disclaimer: All the casts are from God and themselves. But the story comes from my dream. This is my first dream about Baekhyun. It’s a nice dream, but also the bad one.

P.S: ff ini pernah di post di smtownfanfiction.wordpress.com, ffkpopindonesia.wordpress.com, exofanfictionworld.wordpress.com, dan di blogku sendiri: nanairu.wordpress.com

Baekhyun punya pacar?!

Aku membaca isi pesan yang baru masuk ke handphoneku beberapa saat yang lalu. Aku pun tidak percaya dengan pemandangan di depan mataku. Byun Baekhyun, salah satu main vocalist EXO saat ini sedang berjalan dengan seorang yeoja dengan mesra. Kemudian kulihat beberapa orang mengiringi mereka dan masuk ke dalam mobil. Dengan penasaran, aku mengikuti mereka tanpa peduli waktu yang sudah menunjukkan pukul 4 pagi.

Selama perjalanan, pikiranku berkecamuk. Aku berusaha menyingkirkan pikiran-pikiranku yang terus menyatakan bahwa yeoja itu adalah pacarnya. Aku menggelengkan kepalaku sekeras mungkin. Tanpa kusadari, aku kehilangan jejak mobil itu.

Aku menyusuri jalanan kota yang sepi, berusaha untuk mencari mobil itu. Diriku berhenti di depan sebuah bangunan yang sedang dibangun. Aku menoleh ke kiri dan ke kanan. Aku yakin mereka baru saja berhenti di sekitar sini. Tanpa kusadari, seseorang mendekatiku. Aku tersentak begitu pergelangan tanganku dipegang seseorang. Aku menoleh dan melihat seorang namja berambut pirang yang dikenal sebagai maknae Shinee, Lee Taemin.

“Ikut aku,” kata Taemin sambil menarikku.

Taemin membawaku ke suatu tempat yang kuyakini adalah mal 24 jam. Dia melepaskan tanganku begitu kami sampai pada sebuah café kecil yang sepi itu. Kulihat beberapa orang sedang duduk disana sambil meminum pesanan mereka. Ya, beberapa orang dengan…Baekhyun dan yeoja itu?! Diriku terkejut begitu melihat mereka berdua dan Taemin yang kini telah duduk di sebelah Baekhyun.

Yeoja yang berada di hadapan Baekhyun berdiri dan menatapku sambil tersenyum. Sekarang aku bisa melihat yeoja itu dengan jelas. Yeoja itu tidak secantik yang kukira. Wajahnya biasa saja, sama seperti wajah yeoja korea biasa. Bahkan dia tidak memiliki double eyelid sepertiku. Namun dia tersenyum dengan hangat padaku sembari meletakkan tangannya di punggungku.

Seolah bisa membaca pikiranku, yeoja itu berkata, “Ya, Baekhyun dan aku pacaran. Aku harap kau mau merahasiakan ini.”

Seakan ada suatu hantaman yang keras di dadaku begitu aku mendengarnya. Aku hanya terpaku menatap sekelompok orang di hadapanku.

Taemin yang sedari tadi memperhatikanku tahu hal apa yang akan kulakukan selanjutnya, yaitu menangis. Tanpa mempedulikan mereka, aku berjalan ke balik papan iklan yang terpajang di depan café itu dan berjongkok. Air mata menetes dari kedua mataku. Aku menunduk, berusaha untuk menyembunyikan isak tangis dan wajahku yang sudah basah oleh air mata. Sebisa mungkin aku tidak mau mereka tahu, walau hal itu sudah terlambat. Mereka tahu aku menangis.

Segala pikiran berkecamuk dalam benakku. Aku tidak terima bahwa Baekhyun sudah memiliki yeoja chinggu. Namun apa daya, aku hanyalah seorang fans. Bukan hakku untuk menentukan masa depan dan keinginannya.

Setelah puas menangis, aku menghapus air mata yang membasahi wajahku dengan asal dan kembali menemui mereka. Aku menatap semua orang yang berada di café itu. Entah seperti apa wajahku sekarang.

“Perusahaan kami berharap kau bisa merahasiakan hal ini. Kalau sampai hal ini tersebar, karir Baekhyun bisa terancam,” kata salah seorang dari mereka yang kuyakini adalah staf perusahaan SM entertainmet.

“Aku akan merahasiakannya. Bagaimanapun aku tetaplah fans yang mendukung Baekhyun. Jadi aku takkan melakukan apapun yang akan merusak karirnya,” jawabku mantap. Walau sebenarnya ada kegetiran dalam perkataanku.

Mendengar itu, Baekhyun beranjak dari tempat duduknya dan berjalan ke arahku. Dia tersenyum dan mengecup singkat bibirku. Kemudian dia menyeka air mata yang tanpa kusadari telah membanjiri wajahku. Seharusnya aku senang dengan perlakuan itu, namun yang ada hanyalah perasaan sedih dan kecewa. Karena aku tahu dia melakukan itu sebagai imbalan agar aku menutup mulutku.

“Aku berharap kau bisa merahasiakannya. Terima kasih,” ucapnya sambil tersenyum.

Baekhyun menaruh tangannya pada punggungku, mengisyaratkan aku untuk berjalan bersamanya. Kami berdua berjalan meninggalkan kumpulan orang di café itu dan menyusuri koridor mal yang luas.

“Kau akan terus mengingatku kan?” tanyaku. Setidaknya aku ingin diingatnya diantara para fans lainnya.

“Ya, kau akan kuingat,” jawabnya sambil tersenyum.

Kami berhenti di tengah-tengah koridor mal itu. Tampak aktivitas di mal itu telah dimulai, menandakan bahwa pagi telah datang.

“Setidaknya aku ingin jadi satu-satunya fans yang paling kau ingat,” lanjutku sambil menatapnya.

Baekhyun hanya tersenyum sambil membalas tatapanku tanpa melepaskan tangannya yang sedari tadi memegang punggungku.

“Kau tahu kan kalau Indonesia itu luas dan terdiri dari beberapa pulau? Aku berasal dari Pontianak, tempat yang jauh dari Jakarta…”

Baekhyun hanya diam menatapku. Dia menungguku melanjutkan kata-kata.

“Maka dari itu aku berharap bisa melihat konser kalian secara langsung. Dan aku ingin kau mengenaliku diantara kerumunan para fans.”

“Ya, tentu saja,” kata Baekhyun.

Kini kami berjalan dan berhenti tidak jauh dari tempat kami sebelumnya. Aku tahu, inilah akhirnya. Aku takkan bisa berbicara dengannya seperti tadi. Aku berharap dia tak mengucapkan kata-kata terakhir sebagai perpisahan kami.

“Terima kasih sudah mau merahasiakannya,” kata Baekhyun sembari tersenyum.

Senyuman yang begitu manis hingga aku merasa tidak tega untuk meninggalkannya. Kapan lagi aku bisa melihat senyumannya dengan jarak sedekat ini? Dan kapan lagi aku bisa berbicara langsung padanya seperti ini?

             Seiring dengan sentuhan tangannya yang tak kurasakan lagi di punggungku, dia berbalik dan berjalan kembali ke café tadi, begitu juga dengan diriku. Kami berbalik ke arah yang berlawanan. Baru selangkah aku berjalan, diriku berbalik untuk melihat dirinya untuk terakhir kalinya. Kulihat Baekhyun berhenti dan menoleh. Dia tersenyum untuk yang terakhir kalinya, kemudian dia berbalik. Hatiku merasa pedih melihatnya. Aku kembali berbalik dan berjalan. Aku ingin sekali menoleh sekali lagi untuk melihat dirinya berjalan hingga tak terlihat lagi, namun kuurungkan niatku. Aku takut hal itu akan membuat hatiku semakin sakit. Kemudian aku berlari keluar dari mal itu. Berusaha meninggalkan penyebab rasa sakit dihatiku ini.

            Entah apa yang terjadi pada diriku begitu aku keluar dari mal itu. Aku berteriak histeris sembari menuruni tangga mal itu. Tiba-tiba pikiranku menjadi jernih. Satu hal yang baru kusadari sekarang, yaitu aku mengetahui rahasia besar seorang Byun Baekhyun.

Ya, diantara para fans, hanya aku yang mengetahuinya.

…THE END…

annyeong!!! aku berharap da yg komen. krn pa guna na dibuat kl gk da yg komen, y gk?hehehe…

mgkn da bbrp yg pernah menjelajah bbrp blog prnh melihat ato bc ff ini. tp aku sekedar mo menambah readers aj jd ngepost di sana sini d. ff ini di buat berdasarkan mimpiku ndri. krn aku benar2 mimpi ttg itu. *tunjuk2 atas

bagi yg berminat, silakan berkunjung ke blog ku :http://nanairu.wordpress.com

don’t forget to RCL y.

gamsahamnida! *bow

Iklan

9 responses to “THE SECRET

  1. Annyeong ^-^)/
    aku cuma mau ngasih tau, kalo kasih tag sama kategori yang lengkap ya, biar readersnya tau main cast nya,, kalau Cast yang kamu pakai blm ada di kategori buat aja ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s