Hate You, Love You ~ Chapter 1

HATE YOU LOVE YOU

Main Cast                :

  • Kim Jong Woon a.ka Yesung  ~ Member of White Devil Gank
  • Park Jung Soo a.ka Leeteuk ~ Leader of White Devil Gank
  • Park Ji Yeon [T-Ara] ~ Yesung’s Girl Friend [Leeteuk’s young sister]
  • Im YoonA [SNSD] ~ Another girl [Yesung’s First Love]
  • Choi Siwon [Super Junior] ~ Yoona’s Fiancee / Detective

Another Cast :

  • Lee Sung Min ~ Siwon’s Assistant [He has crush on Kyu Hyun]
  • Kim Tae Yoon ~ Yesung’s Young Sister
  • Lee Dong Hae ~ Yesung’s Best Friend
  • Seo Hyoon ~ Yoona’s Best Friend [Siwon’s young sister]
  • Tifanny Hwang ~ Yoona’s Best Friend
  • Lee Joon [MBLAQ] ~ Member of White Devil Gank
  • Cho Kyu Hyun ~ Yoona’s Brother / Rock’s Star Idol [Yesung’s Rival]

Genre      : Romance, Tragic, Sad, Friendship, Anger…Banyak kekerasan…, ada YAOI sedikit…

Rate        : NC – artinya, anak kecil ga’ boleh baca yah !!!

Backsound :

  • Are You Ready ~ Super Junior Yesung OST AOTPUB
  • Sarang Halsurok ~ Super Junior Yesung @ Immortal Song 2
  • For One Day ~ Super Junior Yesung OST Warrior Baekhyun
  • Don’t Don ~ Super Junior 2nd Album
  • Storm ~ Super Junior 5th Album
  • Just You ~ Super Junior KRY
  • It’s My Way ~ Limp Bizkit
  • Next Generation ~ Limp Bizkit

Note        :

Kali ini author tertantang buat bikin another side dari karakternya Uri Oppandeul yang sebagian adalah member Super Junior. Kira-kira bisa ga’ yah…mudah-mudahan aja bisa, Amin……banyak konflik yang terjadi di FF ini, sedikit ada…..beberapa adegan atau perkataan yang NC dan tidak patut ditiru,…, pengkhianatan, taktik, kekerasan, blood, pembunuhan dll……but mian yah, kalau Bias kalian author jadiin peran antagonis, atau couple tidak sesuai yang kalian inginkan, sekali lagi mianhae nde.. ^^ Vpeace…

Sebenarna nih FF dibuat karena menunggu FF BE MY GIRL yang lagi bener-bener Hiatus, sama FF-2x lainnya yang lagi pada kepending….Ish, emang ada yang nugguin gitu…

Author ga’ minta banyak-banyak, setelah membaca tolong tinggalin jejaknya, kasih komennya, baguskah, menarikkah, jelekkah, ga’ jelaskah atau sebagainya…pa ja juga boleh…

Jika ada yang tidak suka Bias atau Couple kalian tidak sesuai, silahkan tuangkan uneg-uneg kalian di Kotak Comment, itu juga boleh…

Sorry kalo banyak typo betebaran di FF ini, secara author bukan penulis professional, bahasa yang digunakan campuran…wkwkwk…

Thanks buat Idol yang bersedia namanya dijadiin cast di FF ini, Jiieee…kaya udah diijinin aja.

### SSKKIIPPPPPP ##### Abaikan …

Yang terpenting adalah:

DON’T COPAS !!! TOLONG HARGAI HASIL KARYA AUTHOR !!!

PLAGIATOR GO AWAY !!!

 

# Super Junior Spread Your Love To ELF #

~ Since Cloud Always Beside Me ~

# I’m ELF addicted to cLoud #

 

Happy Reading ^^

 

***

PROLOQUE   :

Apakah kalian tahu arti symbol Yin dan Yang ?

Hitam diatas putih…Putih diatas Hitam…

Yang Hitam belum tentu Hitam dan yang Putih belum tentu Putih….

Namun Hitam dan Putih saling berkaitan dan tidak akan terpisah satu sama lain …

Itulah yang terjadi didunia ini….

Simbol itu memberikan kita pelajaran…

Mengenai interaksi kehidupan nyata seseorang …

Bahwa jangan pernah mempercayai apa yang ada didepan mata…

Suatu keindahan belum tentulah sebuah kebahagian…

Kebahagiaan dengan merampas hak milik orang lain apakah itu sebuah keindahan?

Listen to your heart…

Lakukan apa yang menjadi pilihanmu…

Percaya kata hatimu…

Hitam diatas Putih dan Putih diatas Hitam…

Yin dan Yang…

 

***

“Dengar Yesung, target utamamu adalah Mr. Cho, nama lengkapnya adalah Cho Yoong Wook kau harus membunuhnya dan menghancurkan keluarganya.” sahut Leeteuk sambil meletakkan foto seorang pria tua dimejanya.

Yesung mengambilnya dan memandangi foto seorang pria berumur sekitar 50 tahun~an, seorang Boss besar yang bergerak dibidang Real Estate dan Kondominium serta kepemilikkannya hampir merajai pangsa pasar perekonomian Korea Selatan.

“Saat ini Mr. Cho sedang bersembunyi disuatu tempat, ia sudah mengetahui kalau dirinya akan menjadi target kita, dari beberapa orang suruhannya. Untuk mengetahui keberadaannya, hal yang harus kau lakukan adalah menculik gadis ini, jadikan ia umpanmu, dia adalah anak kesayangan Mr. Cho, tapi kau harus berhati-hati, tunangannya adalah Choi Siwon seorang Detective swasta terkenal dan orang yang sangat berpengaruh di Kepolisian” lanjut Leeteuk kemudian sambil melempar sebuah foto seorang gadis kearah Yesung.

 “Apa bayaran untukku?” tanya Yesung kemudian sambil ia mengamati foto gadis itu dan duduk malas didepan meja Leeteuk sambil kedua kakinya diletakkan diatas meja tersebut. Kini mereka duduk berhadapan.

“Aku akan memberikan yang terbaik untukmu,…”

“Shit !!! kalau materi, aku tidak butuh itu…kau tahu apa yang kumau Hyung….”

“Aku tahu itu Yesung, tujuanmu…setelah ini aku akan beritahu siapa pembunuh orangtuamu dan pemerkosa adikmu Taeyoon, aku sudah mendapatkan informasinya…” desis Leeteuk sambil setengah berdiri dan memajukan badannya sedikit didepan Yesung.

Yesung mendelikkan mata sipitnya kearah Leeteuk “Damn it !…jangan permainkan aku Hyung, kalau tidak nyawamu yang mungkin akan menjadi targetku selanjutnya…” sahut Yesung dingin.

Leeteuk menghampiri Yesung dan …. BUKKK!!! Leeteuk melayangkan tonjokkan ke wajah Yesung dengan sangat keras, seketika darah segar mengalir sedikit ditepi bibir Yesung. Yesung segera membasuh bibirnya dengan punggung tangannya, darah itu menempel diatasnya. Lalu ia berdiri menghadang Leeteuk dan menarik leher baju Leeteuk mengepal tangannya dan bersiap untuk melemparkan pukulan kearah Leeteuk.

“Berani kau padaku HAH, kepada orang yang telah menolongmu dan memberimu kehidupan…!!!” teriak Leeteuk sambil melotot kearah Yesung.

Yesung terdiam sambil matanya masih menatap tajam kearah Leeteuk, perlahan ia menurunkan kepalan tangannya dan melepaskan leher baju Leeteuk.

“Akhhh….SHIT!!!!” teriaknya sambil kakinya menendang bangku besar yang ada didepannya, menumpahkan segala kekesalannya pada benda mati tersebut.

“Hei Yesung, kau tidak menanyakan padaku kenapa aku mau membunuhnya?” sahut Leeteuk kemudian.

“Apa itu perlu untukku menanyakan hal ini kepadamu, aku hanyalah pesuruhmu yang bertugas sebagai malaikat pembunuh…” ujarnya ketus.

“Akh, Ne…aku mengandalkanmu Yesung….”

Yesung tidak menjawab, ia mengambil 2 lembar foto yang merupakan targetnya, lalu berjalan menuju pintu keluar, membuka dan lalu menutupnya dengan membanting pintu tersebut dengan sangat keras.

Leeteuk membentuk sebuah senyuman iblis dibibirnya “kau tidak akan lepas dari tanganku Yesung, keluargamu sudah hancur dan kini giliranmu yang akan aku hancurkan….” Desisnya pelan.

***

Seorang gadis mungkin umurnya sekitar 20 tahun~an sedang menyandarkan tubuhnya disebuah bangku di Club malam, sambil tangannya memegang sebuah botol minuman yang masih penuh, ia mengeleng-gelengkan kepalanya kekanan dan kekiri seraya menikmati aliran musik di Club tersebut.

Yesung menghampiri gadis itu dan duduk disampingnya, ketika ia tiba ditempat tersebut. Yesung mengambil botol minuman yang berada ditangan gadis itu dan lalu meminumnya. Seperti meminum air putih, dengan cepat Yesung menghabiskannya. Gadis itu bertepuk dengan senangnya.

“Horay Oppa hebat…” sahutnya sambil tersenyum.

Yesung mendelik kearah gadis itu dan menarik leher gadis itu dengan salah satu tangannya, mendekatkan dengan wajahnya dan lalu mencium dan melumat bibir gadis itu dengan kasar. Gadis itu tidak menolak, malah ia mengikuti permainan Yesung yang kini tangannya mulai meraba tubuh gadis itu .… #hah NC ~nya segini dulu, nti dipikirin lagi…Vpeace. Sementara hingar bingar live music di Club itu masih terus berkumandang.

Yesung melepaskan ciumannya dan mulai menciumi leher gadis itu. “Aasshhh….Oppa, apa maumu….” Desis gadis itu pelan.

Sejenak Yesung menghentikan kegiatannya dan memandang gadis itu sambil menyeringai.

“Berikan aku bubuk itu Jiyeon~ah…” bisiknya ditelinga Jiyeon.

“Hah!.…apa kau hanya menginginkan bubuk itu bukan diriku Oppa….” Gerutunya.

“Hei, berikan aku bubuk itu dulu, baru aku menginginkanmu…ottoke…”

“Ehm, baiklah….ini…” ucap Jiyeon mengiyakan, lalu ia mengambil 5 bungkus kecil bubuk heroin dari saku bajunya. Ia memberikan Yesung 3 bungkus, namun Yesung merebut sisanya. Jiyeon tersenyum sinis, “Hah, kau mengambilnya semua, itu artinya tidak akan ada waktu untukku….Ish, namja…kau itu banyak akalnya….”

“Gomawo changi~ah….” Sahut Yesung tanpa memperdulikan perkataan Jiyeon tadi, ia mengecup bibir gadis itu sekali lagi dan bergegas meninggalkannya. Jiyeon memandangi kepergian kekasihnya itu dengan muka cemberut.

“Jiyeon~ah, tadi aku melihat Yesung, kemana dia…” sapa Lee Joon salah satu malaikat pembunuh suruhan Leeteuk, sambil duduk disamping Jiyeon yang sedang manyun.

“Seperti biasa, ia langsung pergi setelah mengambil bubuk itu dariku…” ucap Jiyeon cuek sambil menyandarkan kepalanya dibangku.

“Hah…arra…sikapnya selalu seperti itu terhadapmu, apakah kau tidak pernah berpikir kalau Yesung apa dia benar-benar mencintaimu atau tidak?” tanya Lee Joon yang mulai memanas-manasin Jiyeon secara ia sebenarnya juga menyimpan rasa terhadap Jiyeon.

“Hei,…menyingkirlah dariku Leejoon Oppa, brengsek kau…Yesung Oppa hanya mencintaiku, dan aku lebih mengenalnya,..aku sudah 3 tahun bersamanya, kami akan segera menikah secepatnya..…Arraseo !!!” hardik Jiyeon tidak senang.

Leejoon diam saja, ia tidak menjawab, kalau sudah seperti itu ia tidak akan komentar lagi. ‘Jiyeon~ssi, tapi aku sudah mencintaimu sejak kau masih berumur 15 tahun’ gumamnya dalam hati.

***

Yesung membuka pintu apartemennya, lalu berjalan menuju kamar adiknya Taeyoon. Dilihatnya gadis mungil itu sedang tertidur pulas, Yesung memberikan kecupan dikeningnya dengan lembut, lalu mengelus-elus kepala gadis itu pelan. Seorang pria duduk tertidur di sofa yang letaknya berada di depan tempat tidur Taeyoon, dan Yesung pun menghampirinya.

“Donghae~ah, …” panggilnya pelan “Hei…Dokter Donghae…Ireonne nde…” lanjutnya.

“Eeenggghhhh….mwo Jongwoon kau sudah pulang?” sahutnya sambil mengeliat, ia membuka matanya sebelah, sambil bangun dan duduk berhadapan dengan Yesung.

“Hei…sudah kukatakan, namaku bukan Jongwoon, aku adalah Yesung Arraseo….Ish, kau pulanglah Donghae~ah…”

“Ya..ya..ya…aku mengerti Yesung~ssi, sekarang kau mengusirku huh!”

“Hei, bukankah besok kau harus mengurusi pasien-pasienmu Lee Sajangnim…”

“Aku mau tidur disini, lagipula aku sudah menyiapkan segala keperluanku disini, jadi besok aku tinggal berangkat. Aku mau menjaga Taeyoon. Menyingkirlah dari tempat tidurku…” Donghae mendorong badan Yesung dari sofanya, hampir saja Yesung terjatuh namun ia segera berdiri.

“Mengapa kau mau menjaga Taeyoon?” tanya Yesung kemudian sambil bertolak pinggang didepannya.

“Karena kau…tidak bisa menjaganya….”

“Apa kau pikir kau mampu menjaganya Donghae~ah” sahut Yesung mulai sinis.

“Ne, tentu saja, karena aku tidak sepertimu, menjadi seorang pembunuh demi mencari Informasi orang yang menghancurkan keluargamu, yang tanpa sadar kau telah dijadikan boneka suruhan Leeteuk….” Ucap Donghae sinis “Bahkan…untuk melupakan kejadian yang menimpa keluargamu kau memakai bubuk terkutuk itu, kau tahu Jongwoon…Taeyoon lebih tegar darimu meskipun ia masih terluka dan trauma, karena ia tidak memakai bubuk itu dan bukan seorang pembunuh sepertimu Jongwoon…” lanjutnya.

#woahhh….Omona…Donghae keren banget cuap-cuapnya…terkesima… \(*_*)/ ….

“Brengsek kau Donghae…Hei, dengar…namaku bukan Jongwoon, aku adalah Yesung, kau mengerti itu Donghae” hardik Yesung sambil menarik leher baju Donghae, ia mulai kesal.

“Bagiku kau tetap Jongwoon,…apakah kau juga akan membunuhku juga karena aku memanggilmu Jongwoon huh?” ucap Donghae sambil matanya menatap lurus kearah Yesung.

Yesung melepaskan tangannya dari leher baju Donghae, mendorong tubuh Donghae kebelakang, dan berjalan menuju pintu keluar kamar Taeyoon.

***

#Yesung POV

Sial…kata-kata Donghae benar, memang aku tidak sanggup menghadapi kenyataan dan trauma yang menimpaku. Aku menuju kamarku dan menutup rapat-rapat, segera ku berjalan kesebuah laci yang terletak disamping tempat tidurku. Aku membuka laci tersebut dengan tidak sabar, dan kulihat beberapa alat suntik yang akan kugunakan sebagai alat untuk menikmati bubuk ini.

Akh, persetan kau Donghae, kau tahu apa tentang diriku, hanya bisa seenaknya bicara karena kau tidak mengalaminya. Aku bersiap-siap menyuntikkan bubuk itu ketanganku, hal pertama yang kulakukan adalah mengikat salah satu lenganku dengan kain, dan lalu mulai menyuntikkan diurat nadiku.

Dan..akh,…pikiranku pun melayang, rasanya ada sesuatu yang nikmat disana. Aku mulai mengatupkan kedua mataku dan kulihat bayangan masa kecilku…..Appa, Eomma, Taeyoon tersenyum ramah kearahku diruang tengah keluarga. Taeyoon kecil berlari kesana kemari sambil menjahiliku, Eomma yang pandai memasak menyiapkan makanan untuk kami dimeja makan, Appa yang senang bermain catur denganku menyeringai senang ketika ia mengalahkanku, Donghae yang berkunjung kerumahku memaksaku untuk bertanding basket dengannya…hah Donghae ia selalu senang berada di sisi Taeyoon, …. Appa, Eomma, Taeyoon, Donghae…tersenyum ramah padaku,….seorang gadis kecil tersenyum manis padaku, senyum yang aku rindukan, siapa dia….gadis itu, siapa dia? …

***

Chapter 1  :

10 Years Ago ~ Meet That Little Girl

Siang itu Yesung yang masih berumur 15 tahun sedang bermain-main ditepi sungai Han bersama Donghae temannya sehabis mereka pulang dari sekolahnya. Yesung menghampiri seorang gadis kecil yang sedang menangis.

“Hei…Saeng, waeyo?” sapanya seraya tangannya menyentuh bahu gadis itu.

“Huaaa…huaaaa…Oppaaa….” bukannya tangisnya mereda malah semakin kencang.

“Mwo…Uljimayo, saeng~ah….waeyo?” tanya Yesung lagi.

“Aku telsesat Oppa, eomma meninggalkanku disini, aku tidak tahu jalan pulang…huaaa…huaaa….huaaa” ucap gadis itu masih menangis.

“Mwo,…dimana rumahmu?”

“Lumahku di Jalan Myeodung-Pu, Oppa…aku tidak tahu alah pulang…Oppaaa…huaaa…huaaa…”

“Hahaha…aku akan mengantarmu pulang, jangan menangis lagi yah, arra….”

“Hei, Jongwoon~ah apa kita akan mengantar anak ini?” Tanya Donghae.

“Ne…Donghae~ah, kita antar sebentar yah…Kajja saeng~ah…” ajak Yesung sambil menarik tangan gadis kecil itu.

#Yesung POV

Hari ini aku dan Donghae bermain-main sebentar di tepi Sungai Han setelah pulang dari sekolah. Pandanganku tertegun kepada sesosok gadis kecil yang sedang menangis sesegukkan, mungkin umurnya sekitar 10 tahun. Aku dan Donghae menghampirinya, dan aku menanyakan ada apa. Gadis itu mengatakan yang membuatku merasa iba dengannya, ia tersesat, dan sepertinya ia tidak tahu arah pulang. Aku memutuskan untuk mengantarnya pulang, mungkin aku sedikit tahu daerah sekitar Jalan Myeodoung-Pu.

“Hei…siapa namamu Saeng~ah?” tanyaku disela perjalanan kami.

“Yoongie Imnida Oppa…” sahutnya.

“Oh, arra…Nae Jongwoon Imnida, dan ini temanku Donghae…”

“Anneyong Yoongie~ah…” sapa Donghae sambil tersenyum.

Gadis itu membalas dengan tersenyum kearah kami berdua, ish..Kyeopta sungguh manis sekali.

Akhirnya kami pun sampai didepan sebuah pagar rumah yang berbentuk minimalis. Ia mengatakan terima kasih padaku, gadis itu memintaku untuk berteman dengannya, dan sesering mungkin mengunjunginya. Dengan senang hati kuiyakan. Kini aku, Donghae dan Yoona mulai berteman. Sehari-harinya kami selalu bertemu di tepi Sungai Han, berbincang, bercanda atau membahas beberapa pelajaran yang sulit. Yoona, ternyata gadis ini sungguh pintar, ia menguasai beberapa pelajaran yang aku sama sekali tidak tahu, padahal ia masih Junior High School. Sudah hampir 2 tahun lamanya kami berteman, rasanya kalau tidak bertemu Yoona sehari, aku selalu mencarinya.

“Kau menyukai Yoongie, Jongwoon?” tanya Donghae temanku suatu hari ditepi sungai Han.

“Aniy,…aku hanya menganggapnya dongsaeng…”.

“Akh, geotjimal…sebaiknya kau katakan saja Jongwoon…”

“Hahahaha….mana berani aku mengatakan hal itu padanya Donghae~ah, kalau Yoongie menolakku bagaimana?…”

“Tuh benarkan kataku, kau menyukainya….”

“Mwo?…” … sial tanpa sadar aku mengucapkannya didepan Donghae, dasar Donghae…kau ini sungguh licik, gumamku.

Donghae mendelik kearahku lalu tersenyum seperti mengejekku. Mukaku pun memerah…Hah, mungkin benar kata Donghae, aku menyukai gadis itu…mungkin dia itu adalah cinta pertamaku, heh…pertama kalinya menyukai seorang gadis.

“Yoongie~ah…., kenapa dia lama sekali…padahal banyak tugas sekolah yang mau aku tanyakan padanya” sahutku kemudian mengalihkan pembicaraan.

“Hei, Jongwoon kita kerumahnya saja yuk,…” ajak Donghae sambil beranjak dari duduknya.

“Hah, apaaa…..”

“Sudah jangan banyak basa basi, kau kangen kan dengannya….” sahut Donghae sambil menarik tanganku, aku pun hanya menurutinya.

Tidak berapa lama, kami tiba didepan rumah Yoong, Donghae mulai memencet bel rumahnya. Seorang pria berumur sekitar 35 tahun~an membuka pintu pagar tersebut. Wajahnya tampak ramah memandang kami, mungkin Pria ini adalah Appa~nya Yoong.

“Anneyong Ahjussi…apa Yoong ada?” sapa Donghae sambil tersenyum manis, ish…gile nih si Donghae berani sekali, kalau aku sih menatapnya sudah takut meskipun ia tersenyum ramah.

“Oh…kalian temannya Yoongie?…tapi bukankah Yoongie masih Junior High School, sedangkan kalian…” sahutnya bingung, melihat seragam kami yang berbeda dengan seragam sekolah Yoong, kami sudah Senior High School.

“Akh, hehehehe…ne kami benar-benar temannya Yoongie ahjussi” sahut Donghae sambil mengaruk-garukkan kepalanya yang tidak gatal.

“Oh, arra…siapa nama kalian?” tanyanya lagi.

“Lee Dong Hae Imnnida, dan ini Namjachingu~nya Yoongie Ahjussi, namanya Kim Jong Woon…hehehe” ….

“Mwo!!” sahutku terbelalak kaget mendengar penuturan Donghae, sial apa-apaan dia, kalau tidak ada Appa~nya Yoongie, sudah kubekap mulutnya pake cabe…ish dasar gila, bikin malu saja.

“Apa kau anak keluarga Kim? Maksudku ayahmu bernama Kim Sang Won?” tanya Appa~nya Yoongie sambil melotot kearahku.

“ehm…ne Ahjussi…” ucapku rada grogi sedikit.

“Ne, Ahjussi, ayahnya adalah Kim Sang Won, pemilik real estate terbesar dikawasan Cheonan” timpal Donghae.

Donghae~ah, kau lagi-lagi buat aku malu, dan PLAKKK…aku memplak kepala Donghae, karena sudah gemas dengan mulutnya yang bawel.

“Ish…Jongwoon, kau ini” hardik Donghae tidak senang.

Pria itu masih memandangku dengan tajam, seperti ada sesuatu yang tersembunyi dibalik tatapannya, sebuah kemarahan yang terpendam.

“Jongwoon Oppa…Donghae Oppa…” panggil seseorang dari arah belakang kami.

Kami pun menoleh kearahnya, dan kulihat Yoongie setengah berlari menghampiri kami masih memakai pakaian seragam sekolahnya.

“Oppa…apa yang kalian lakukan disini…” sapanya lagi sambil tersenyum manis.

“Jongwoon, dia….hummmphhh….” aku cepat-cepat membekap mulut Donghae sebelum ia mengatakan hal yang macam-macam tentangku kepada gadis itu. Yoongie menatap bingung kearah kami berdua.

“Ayo, Yoongie cepat masuk!!” perintah Appa~nya.

“Ta…tapi Appa, Yoong mau menemui teman Yoong Appa…”

“Sudah,…cepat masuk Yoong, kau mengerti…Cepat masuk!!! Jangan temui mereka lagi” bentak Appa Yoongie sambil menarik tangannya untuk segera masuk kedalam rumah.

“Appaaa, waeee….huhuhuh…” tanya Yoong sambil menangis.

“Sudah jangan banyak tanya….dan kalian jangan pernah menemui putriku lagi, Arraseo !!!” bentak Appa~nya Yoong.

Aku dan Donghae saling berpandangan satu sama lain dengan penuh kebingungan, ada apa sebenarnya?

***

TBC To Part 2

Ottoke…FF nya?

kalau kalian emang benar-benar pecinta FF pasti ninggalin jejaknya.

Iklan

29 responses to “Hate You, Love You ~ Chapter 1

  1. Huaaa ad YoonWon….!!! Jgn bilang ni pairing yesung-yoona, gak relaaaa… Biarin yoona ma siwon aj(jiwa shipper)… Ok lanjut, menarik diikuti nih..^^

    • hahaa…belum tau ^^ soale nih FF belum jelas siapa pairing siapa ^^
      uhm…wait aja yah…rencana mo buat yg YoonWoon tapi bukan dicrita ini…

      • Request yaa… Atau bikin sendiri aja kali yaa… Hehehe… Gpp kok lanjutin aj, klu menarik pasti aq ikutin ceritanya…

      • iya,..uhm..lebih bagus sih klo kamu buat sndiri, kk~
        sesuai dengan apa yg kita mau…
        iya deh..semoga critanya mnarik yah n’ kamu bisa follow trus..thank for commentnya yah ^^

  2. Pasti appanya yoona punya dendam sma appanya yesung, sampe2 diusir gtu mereka, kasian banget, mending ќë rmh q aja oppa, heheee 😀

  3. Annyeong eon..
    Ff ny kren eon, Lnjut ne!! ^^
    sbnrny udh bca smpe chap 7a, tpi trnyta chap 7b ny d protect.. Dan syarat mnta PW ny hrus ninggalin jejak kaki(?)… Mndur lgi dh jdi ny… Hehehe ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s