My Love, My Tears……Only For You (Part 1)

My Love My Tears

Author         :

niaicloud3424

Main Cast    :

  • Jung Soo Yeon a.ka Jessica Jung
  • Kim Jong Woon a.ka Yesung
  • Lee Dong Hae
  • Im Yoon Ah

Genre          :  Romance, Sadness, Friendship

Couple      :  HaeSicca, YesSicca, YoonHae tenang bukan YeYoon kok ^^ … nti pada muntah lagi Ye~Yoon terus hehehe….tapi tetep castnya ada Yesung ma Yoona lah….

Rate             :  Going To Mature May Be ^^

Sountrack  :  Just Once Last Dance ~ Yao Si Ting

Length         :  TWO SHOOT ~ Soale ga mau Yesung berlama-lama dengan Yeoja lain selain Yoona, dasar Shipper…#abaikan.

****

We meet in the night in the Spanish café
I look in your eyes just don’t know what to say
It feels like I’m drowning in salty water
A few hours left ’til the sun’s gonna rise
tomorrow will come an it’s time to realize
our love has finished forever

how I wish to come with you (wish to come with you)
how I wish we make it through

Chorus:
Just one last dance
before we say goodbye
when we sway and turn round and round and round
it’s like the first time
Just one more chance
hold me tight and keep me warm
cause the night is getting cold
and I don’t know where I belong
Just one last dance

The wine and the lights and the Spanish guitar
I’ll never forget how romantic they are
but I know, tomorrow I’ll lose the one I love

There’s no way to come with you
it’s the only things to do

*****

@Incheon Airport

Pukul 17.00 KST

#Penerbangan menuju London Inggris akan segera Boarding dalam waktu 30 menit, diharapkan untuk seluruh penumpang segera bersiap-siap….

“Sicca~ah, kajja…apakah kau sudah siap?” sahut seorang pria berwajah manis itu sambil tersenyum, ia sedikit berjongkok didepan kursi roda seorang gadis yang berwajah pucat.

“Ne Oppa…” lirihnya pelan.

Pria itu berdiri didepannya, mengambil Ipod mini dipangkuan sang gadis. Sejenak ia mengutak-atik Ipod tersebut seperti memilih sebuah lagu, setelah menemukannya ia meletakkannya lagi ditempat semula seraya mengenakan earphone di kedua belah telinga sang Gadis.

“Yesung Oppa…gomawoo…” serunya, suaranya hampir tidak terdengar, ia tersenyum, gadis itu tampak cantik meskipun terdapat gurat-gurat kepedihan menahan sakitnya.

“Nde Sicca~ah…Kajja…” Pria itu mulai mendorong kursi roda sang Gadis menuju pintu Boarding Pass melanjutkan perjalanan mereka menuju London.

Angin musim gugur menerpa rambut pirang gadis itu yang melambai-lambai ketika mereka berjalan menuju kesebuah pesawat didepannya. Sedikit gadis itu mengeluarkan airmatanya, mata indahnya menerawang memikirkan seseorang yang kini tidak akan ia temui dalam waktu lama…

‘Donghae Oppa…Saranghae…Goodbye Oppa….’ gumamnya pelan.

“Sicca~ah, uljimayo nde…aku akan menjagamu…” Yesung menyeka airmata Jessica dengan punggung tangannya dengan lembut sambil ia menyelimuti tubuh gadis itu dengan selimut ketika tiba dibangku pesawat.

“Yesung Oppa gomawo…gomawo…” lirihnya pelan, ia tersenyum.

“Nde…tidurlah Jessica Jung…” Yesung mengelus-elus rambut Jessica dengan lembut dan gadis itu mulai mengatupkan kedua matanya, menyandarkan kepalanya dibahu Yesung.

“Gomawoo Oppa~ah…” lirihnya lagi, ia hanya bisa mengatakan hal ini padanya, sepertinya sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata atas sikap dan perbuatan Yesung yang baik padanya.

Pesawat itu mulai menyalakan mesinnya, baling-balingnya mulai berputar dengan kencang. Sedikit ada guncangan ketika pesawat itu hendak meninggalkan landasannya menuju London, Inggris.

==================================================

Another Place

@Night Club, Seoul

‘Jessica…Jessica, wae kau meninggalkanku? Wae kau mengkhianatiku bersama orang itu? Sahabatku sendiri…Jessica mengapa kau sangat kejam melakukan hal ini padaku, Yesung~ah bajingan kau….fuck you all….’. Batin Donghae berkali-kali, ia meremas-remas sebuah foto dimana Yesung dan Jessica sedang berpelukkan.

“Donghae Oppa, apa yang kau lakukan disini, Aigoo…?” Yoona menghampiri Donghae yang sedang mabuk disebuah club malam di kota Seoul.

“Uhm, Yoongie~ah…hik….Yoongie~ah, kau sangat cantik sekali malam ini…hik…Jessica bedebah dengannya…hik….” Donghae membelai-belai pipi Yoona, ia meneguk kembali minumannya itu namun dengan segera dicegah oleh Yoona.

“Oppa~ah, hentikan….jangan minum lagi, Arraseo…” bentak Yoona, ia mengambil gelas minuman yang dipegang Donghae dan menaruhnya diatas meja minibar.

“Hei, Yoongie~ah, apa yang kau lakukan hah?…jangan menghalangiku…hik…” Donghae mendorong Yoona kebelakang, dan Yoona sedikit memundurkan langkahnya kebelakang.

Dan BUKKK.Yoona memukul wajah Donghae dengan amat keras. Donghae yang masih terpengaruh oleh minuman pun pingsan, Yoona mulai mengendong tubuh Donghae dibelakangnya. (…#busyet dah….strong Yoona..^^)

“Hah…rupanya latihan karateku berguna juga…Aigoo tanganku sakit sekali….isshh…” gumam Yoona sambil tersenyum dan sedikit meringis kesakitan, ia membawa tubuh Donghae keluar dari Club malam tersebut dan menghentikan Taksi menuju ke Apartemen miliknya.

==================================================

2 Years Later

@Seoul

Pukul 13.30 KST

Disebuah gedung perkantoran dikota Seoul, disebuah ruangan kerja yang tersusun dengan rapi. Tampak beberapa karyawan yang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, mereka terbagi menjadi beberapa kelompok, ada yang berdiskusi dan ada juga yang berkutat dengan pekerjaannya masing-masing. Deru dering telepon yang keluar dan masuk mengisi ruang kerja tersebut.

Seorang wanita muda bertubuh langsing dibalut dengan celana jeans dan kaos oblong favoritnya keluar dari lift gedung tersebut. Ia berjalan santai menuju kesebuah ruangan besar, langkahnya terhenti disebuah pintu besar bertuliskan : Vice Director – Lee Dong Hae.

Gadis itu mulai memasuki ruangan tersebut yang tidak terkunci secara perlahan, ia mengendap-endap. Dilihatnya, seorang pria muda sedang sibuk menelepon dibangku kerjanya sambil pandangannya menuju keluar gedung tersebut, ia tidak menyadari kedatangan gadis itu.

“Donghae~ssi ini ada beberapa appointment meeting antar pemegang saham yang harus di hadiri dan ini ada beberapa yang harus ditanda tangan” sahutnya kemudian.

“Ne, kau taruhlah disana nanti aku tanda tangani…” serunya tanpa menoleh, ia masih mengalihkan pandangannya keluar gedung tanpa memperdulikan kedatangan gadis itu.

“Kya! Donghae~ssi kau harus tanda tangan sekarang Pabo!!” gadis itu sedikit membentak.

Donghae sedikit kaget, ‘berani sekali sekretarisku ini, apa dia mau kupecat…’ batinnya, ia pun menoleh, memutar bangkunya untuk berhadapan dengan gadis itu.

“Aigoo…kau ini…Changi~ah…” serunya ketika ia tahu siapa gadis itu.

“Anneyong Oppa…” sapanya, ia tersenyum dan lalu menghampiri Donghae dan duduk dipangkuannya.

“Changi~ah, kenapa datang tidak memberitahu Oppa?” ia memeluk gadis itu dari samping.

“Mwo? Oppa pasti lupa lagi yah, hari ini kan Oppa janji mo jemput Yoong dikampus, sudah hampir 2 jam menunggu tapi gak datang-datang…” ucapnya sambil mengerucutkan bibirnya.

“Ahh…iya lupa…” …Plak, Donghae mem-plak jidatnya sendiri “Mian…mian..ahhh Oppa lupa sekali..”

“Ne…Arraseo….Oppa pasti sibuk yah…” sahutnya lagi manja.

“Uhm, Changi~ah, bagaimana kalau Oppa mengantinya dengan kita menonton film, atau apalah…terserah denganmu, ottoke? Setelah ini Oppa tidak terlalu sibuk…”

“Oppa,…Yoong mau nonton drama musical terbaru, temani Yoong yah…” rengeknya.

‘Siapa pemerannya? Apakah Cho Kyu Hyun lagi hah?” hardik Donghae, ia sedikit tidak suka kalau Yoona teramat mengidolakannya.

“Oppa, wae? Ya…apakah kau cemburu hah?” Yoona meledek kearah Donghae, ia sedikit memicingkan matanya, kedua tangannya memegang bahu Donghae “Dengar yah Oppaku tersayang, Cho Kyu Hyun~ssi adalah idolaku, aku suka hanya sekedar suka, sedangkan Lee Dong Hae~ssi adalah Oppaku dan idolaku yang kucintai ottoke?” lanjutnya sambil tersenyum.

“Ck, kau bisa saja Im Yoon A…ya sudahlah…kajja kita berangkat sekarang yah…”

“Ne…Oppa…” Yoona beranjak dari duduknya dipangkuan Donghae, dan ketika mereka berdiri berhadapan, Donghae memeluk gadis itu dan ia mulai mendekatkan wajahnya untuk mencium bibirnya…….#gak rela Yoona kisseu ma Donghae ///// Yesung nangis dipojokkan T__T ..

==================================================

@Lotte Departement Store

Seoul

Pukul 20.00 KST

“Sicca~ah apakah kau tidak apa-apa berjalan tanpa kursi roda?” tanya Yesung merasa kuatir, ketika Jessica menolak untuk duduk dikursi roda~nya.

“Aniy, tidak apa Oppa~ah tidak usah kuatir…” ia mencubit hidung Yesung dengan gemas sambil tersenyum kearahnya “Nde…Oppa…jangan seperti itu Arrachi…aku baik-baik saja. Hari ini Sicca sudah berdandan dengan cantik, malu kalau harus memakai kursi roda Oppa…” lanjutnya lagi #pout.

“Ne…Ne…Arraseo, terserah kau lah….” Yesung bersungut kesal.

“Oppa…Yesung Oppa…” Jessica mengalungkan tangannya dilengan Yesung “Jangan marah nde, Sicca akan baik-baik saja selama Angel Yesung disampingku, otte…” ia tersenyum meledek kearah Yesung yang masih kuatir.

“Ne..baiklah…Kajja….” Ajaknya, akhirnya Yesung menyerah juga dengan permintaan Jessica, bagaimanapun juga ia tidak dapat menolak permintaan gadis itu, ia sangat menyayanginya dan bisa dikatakan ia mencintai gadis itu meskipun cintanya bertepuk sebelah tangan dan meskipun kini mereka terikat pada sebuah cincin pertunangan.

Mereka berjalan beriringan, Jessica mengalungkan tangannya dilengan Yesung seraya menyandarkan kepalanya dibahu Yesung, ia tampak senang berada disisi Yesung. Napas gadis itu tampak tidak beraturan, Sesekali Yesung berhenti untuk melihat keadaan Jessica, dan meminta Jessica untuk tidak meneruskan perjalanannya ke sebuah Toko Boneka tujuannya.

“Sicca~ah, sudahlah pulang saja nde, mukamu semakin pucat…boneka itu nanti Oppa saja yang belikan yah”

“Aniy Oppa, tidak usah…Sicca mau memilih sendiri, soalnya pilihan Oppa jelek-jelek sih juga aneh…” ucapnya sedikit manja sambil mengerucutkan bibirnya. “Kalau aku lelah, kan ada Yesung Oppa yang akan mengendongku, iya kan Oppa…hehehe…” lanjutnya.

“Aigoo, apa kau pikir badannya tidak berat apa…kau pikir….”

CUP…Jessica mengecup bibir Yesung dan memotong pembicaraannya, Yesung  sedikit terhentak kaget.

“Dasar Oppa cerewet, wekk…” ledek Jessica sambil mencibir kearah Yesung.

“Apakah kau mulai nakal hah mencuri start terlebih dahulu…” ia mendekatkan wajahnya kearah Yoona eh salah Jessica..…..#mian author sampe salah tuh…//// sengaja ;p …

“Mwoya Oppa…disini banyak orang Oppa, aigooo…” Jessica berusaha menghindar.

“So what? I don’t care….” Yesung mengambil leher Jessica, mendekatkan wajahnya kearah gadis itu dan mencium bibirnya dengan lembut……#Jiaa Yesung ngebales ceritanya nih…

==================================================

@Bear House Store

“Oppa…aku mau boneka yang itu…” tunjuk Yoona sambil merengek, ia menarik-narik ujung lengan baju Donghae.

“Ne, sebentar aku ambilkan…” sahut Donghae sambil mencubit hidung Yoona dengan gemas.

Donghae berjalan kesebuah rak tempat boneka. Ditempat itu terdapat beberapa macam jenis boneka, dari yang ukurannya mini sampai dengan yang berukuran sebesar anak umur 10 tahun. Sementara Yoona menunggunya dimeja kasir.

Donghae mencoba mengambil boneka yang ditunjuk Yoona, sebuah boneka Rillakuma berukuran sedang, tangannya mengapai boneka tersebut hendak mengambil dan seiringan dengan itu sebuah tangan kecil ikut mengambilnya. Ia menoleh kearahnya dan sedikit terkejut dengan apa yang dilihatnya.

“Jung Soo Yeon !!…” hentaknya, matanya membelalak kaget, begitupun dengan gadis itu, ia menyebut nama Donghae.

Jessica cepat-cepat melepaskan boneka yang ia pegang tadi begitupun dengan Donghae dan seketika boneka itu terjatuh dilantai, mereka saling bertatapan satu sama lain.

Donghae tidak menyangka akan bertemu dengan gadis itu ditempat ini. Ia menatapnya secara seksama, melihatnya dari ujung kepala hingga ujung kaki. Seorang gadis yang dulu ia cintai yang telah pergi begitu saja dan mengkhianati cintanya bersama sahabatnya sendiri.

Gadis itu tampak kurus sekali dengan wajahnya yang putih pucat, entahlah apa dia sedang sakit? Sekilas Donghae melihat kearah kaki gadis itu yang sedikit gemetaran seperti menahan berat tubuhnya, tangannya berpegangan kesalah satu rak tersebut, seperti mencoba menopang berat tubuhnya, Jessica meringis kesakitan.

“Oppaa….Yesung Oppaa…” lirihnya pelan hampir tidak terdengar, suaranya seperti tenggelam dalam ruangan itu.

Donghae yang melihat hal ini merasa iba, ia cepat-cepat memapah tubuh Jessica yang hampir terjatuh. Gadis itu terjatuh dipelukkan Donghae dalam keadaan pingsan. Keringat dingin mulai keluar dari pori-pori Jessica.

“Sicca~ah…Sicca~ah…” panggilnya pelan, ia menepuk-nepuk pipi gadis itu.

“Hei, singkirkan tanganmu…” hardik Yesung yang datang ketempat tersebut dengan cepat ia mengambil tubuh Jessica dari Donghae, mengangkat tubuh Jessica dan membopongnya hendak keluar ruangan.

“Hei,…tunggu dulu…” Donghae menarik bahu Yesung dari belakang.

“Mwo?” Yesung menoleh “Kau ingin berbicara denganku hah?” lanjutnya sambil menatap sinis kearah Donghae.

“Ne….urusan kita belum selesai, kau tahu itu Yesung~ah…” geram Donghae.

“Arraseo….” Balas Yesung sedikit membentak, sebentar-bentar ia membetulkan tubuh Jessica yang ia gendong dengan kedua tangannya.

“Oppa, waeyo?” Yoona menghampiri Donghae…”Mwo? Yesung Oppa? Jessica~ah?” lanjutnya ia sedikit terkejut ketika ia menoleh kearah lawan bicara Donghae.

Yesung berbalik arah dan melanjutkan perjalanannya menuju keluar toko tersebut tanpa memperdulikan Donghae yang masih menatapnya penuh kemarahan.

“Kya !! Kim Jong Woon, urusanmu belum selesai denganku !!…” teriak Donghae.

“Terserah kau…” sahut Yesung tanpa menoleh, ia masih terus berjalan keluar toko tersebut.

“Oppa, kajja…” Yoona menarik lengan Donghae untuk mengikutinya.

==================================================

Next Day

@Yesung Apartement

Pukul 07.00 KST

Jessica mengerjap-ngerjapkan matanya pelan, ia sedikit memicingkan matanya ketika sinar matahari mengenai pupil matanya yang berwarna kecoklatan.

“Kau sudah bangun Changi~ah…” sapa Yesung.

Jessica menoleh kearah suara tersebut. Seorang pria sedang duduk disamping ranjangnya, ia memakai pakaian kerjanya, rambutnya masih sedikit basah sepertinya ia baru saja merapikan keperluannya untuk berangkat kerja menuju ke sebuah rumah sakit di Seoul.

“Ne Oppa, good morning…” Jessica tersenyum, ia merentangkan kedua tanganya seperti meminta Yesung untuk mendekat kearahnya.

“Apa kau akan berangkat kerja hari ini Oppa?” tanyanya ketika Yesung mulai mendekat dan ia mengalungkan tangannya dileher Yesung.

“Ne, ini adalah hari pertama Oppa bekerja di Seoul…” sahutnya dan Cup…ia mengecup bibir Jessica, ia merapikan rambut Jessica yang menutup sebagian wajahnya “Is that Ok if I’m Leaving you alone honey?” tanyanya kemudian.

“Ne Oppa, I’m Ok…don’t worry ok…” ia tersenyum kearah Yesung “Oppaku yang tampan, awas yah kalau bermain mata dengan dokter wanita atau suster dirumah sakit itu, kudengar mereka cantik-cantik….” sahutnya sedikit manja ia mencubit gemas salah satu pipi Yesung.

“Changi~ah,,.You are my last beauty Angel Yeowonhi,,,Arraseo…”

“Uhmmm…dasar gombal…” Jessica meledek kearah Yesung “Oppa~ah, hari ini aku mau fitting baju pengantin, eomma yang akan mengantarku…” lanjutnya.

“Baiklah, jangan lakukan hal-hal bodoh seperti kemarin nde…kau mengerti Jung Soo Yeon~ah?”

“Ne…Oppa…namaku bukan Jung Soo Yeon tapi Kim Soo Yeon….” Ledeknya lagi.

“Ck, kau ini…saranghae…” lirihnya pelan.

“Ne….” jawab Jessicca singkat.

“Apa jawabnya…”

“Iya Oppa aku dengar kok, nanti jemput Sicca yah, uhm kalau bisa sih….” Jessica berusaha mengalihkan pembicaraan dari Yesung, masih sulit rasanya mengatakan hal itu pada Yesung, ia sangat menyayangi Yesung dan tidak mau kehilangan sosok Angel seperti Yesung tapi tidak untuk mencintainya.

Yesung hanya tersenyum mendengar jawaban dari Jessica, ia tahu bahwa Jessica masih mencintai pria itu, cinta pertamanya, meskipun sebentar lagi mereka akan hidup bersama.

“Oppa…apa kau melamun hah?”

“Aniy,..uhm Oppa berangkat nde…” CUP…ia mencium dahi Jessica lembut … “Dan jangan lupa kau meminum obatmu Arraseo…” lanjutnya sambil beranjak dari tempat tidur Jessica.

“Ne…Oppa…Changi~ah…” Jessica tersenyum sambil melambai kearahnya.

==================================================

@Donghae Place

Pukul 10.00 KST

Donghae menghempaskan tubuhnya dibangku kerjanya, ia mendesah pelan. Pandangannya menerawang kesekeliling ruang tersebut. ia berdiri mendekati sebuah jendela besar diruangan tersebut yang menghubungkan dunia luar gedung. Jauh disana ia bisa melihat kesebuah sungai yang merupakan ciri khas Negara korea, yaitu sungai Han yang dihubungkan oleh sebuah jembatan besar. Sejenak ia mengingat masa lalunya bersama seorang gadis bernama Jung Soo Yeon. Cinta pertamanya yang pernah mengisi kehidupannya.

Donghae sedikit mengatupkan kedua matanya pelan, ia mengingat wajah gadis itu yang sedang tersenyum, marah, meledek kearahnya dan mengingat sedikit memori ketika ia bersama, ketika ia mengatakan Saranghae padanya dan ketika pertama kali ia mencium bibirnya.

“Akh,…tidak..tidak…buat apa aku harus memikirkan wanita itu, dia sudah mengkhianatiku bersama Yesung. Ck,…aku sudah punya Yoona, ne…aku sudah punya Yoona calon istriku….ne aku akan segera menikah dengannya bulan depan.” Gerutunya, ia mengacak-acak rambutnya.

DDRRRTTTT.DRRTTTTT.ponsel Donghae berbunyi.

Ia melirik kearahnya, ponsel itu tampak bergetar diatas meja kerjanya dengan segera ia mengambilnya.

“Ne, Changi~ah…” sapa Donghae.

“Yoboseoyo Oppa~ah, hari ini jadi kan antar Yoong fitting baju pengantin Oppa?” sahut Yoona dari seberang.

“Ne, tentu saja…uhm Oppa jemput sekarang nde?” ucap Donghae seraya mengambil jas hitamnya yang ia lampirkan dibangku kerjanya.

“Oppaaaa!!!…” teriak Yoona….

Donghae sedikit menjauhkan ponselnya dari kupingnya …”Oiy…Yoongie~ah, wae berteriak-teriak hah?”

“Hehehe..aniy, biar Oppa segera bangun, hehehe…nanti lupa lagi….”

“Ck, kau ini….”

“Oppa, jemput Yoong di kampus Arraseo…”

“Nde…Oppa tutup yah, tunggu Oppa Arraseo, dan jangan berbicara dengan Namja lain Arra…” hardik Donghae.

“Nde…Oppaaaa…..Bye….”

KLIKDonghae menutup teleponnya. Ia sedikit tersenyum seraya mengambil kunci mobil sport~nya diatas mejanya. Ia sedikit berdecak ‘Ne, aku sudah punya Yoona….lupakan gadis itu, Jung Soo Yeon…bedebah dengannya…”

Donghae melajukan mobil Sport~nya, BMW Z4 berwarna silver metalik menuju kampus kekasihnya. Ia menghentikan mobilnya disebuah taman tempat ia membuat janji dengan Yoona.

“Oppa, cepat sekali, pasti ngebut lagi yah…” hardik Yoona ia memicingkan matanya, ketika ia sudah memasuki mobil milik Donghae dan duduk disampingnya.

“Ne, aku tidak mau kau berlama-lama menungguku, bagaimana kalau ada Namja yang menculikmu, aku bisa gila Changi~ah…” sahut Donghae.

“Ck, apa orang itu mau kuhajar kalau berani menculikku, aku ini sudah tingkat master Oppa dikarate…” Yoona mengepalkan tangannya.

“Hahahaa…kau ini, Oppa lupa kalau kau itu memang jagoan, hahhaaa….” Donghae tersenyum mendengar penuturan Yoona, gadis ini benar-benar membuat hidupnya semakin berwarna dengan canda dan tingkah lakunya yang konyol, dan gadis ini mampu mengobati sakit hatinya.

“Mwo Oppa, wae memandangku hah? Apa aku kelihatan cantik?” Yoona meledek.

“Ne…kau cantik Yoongie~ah,…Changi~ah, Bogoshipo…” lirihnya, ia memeluk gadis itu.

“Bogoshipo Oppa~ah….” Yoona membalas sambil tersenyum.

==================================================

@Yesung’s Apartement

Pukul 00.00 KST

Yesung memainkan remote TV~nya, berkali-kali ia menganti channelnya. Sepertinya tidak ada acara TV yang ia minati. Ia mendesah pelan, menyandarkan kepalanya pada sofa yang ia duduki. Jessica sudah tertidur 3 jam yang lalu, wajahnya tampak pucat akibat ia keluar seharian tadi. Angin musim dingin membuat kesehatannya semakin memburuk. Yesung masih mengingat kalimat Jessica yang pernah ia ucapkan waktu mereka masih di London.

#Flashback P.O.V.

“Oppa,..uljimayoo nde…Sicca tahu umur Sicca tidak akan lama, sebab itu yang Sicca harapkan adalah bersama seseorang yang Sicca cintai sampai ajal menjemput…” lirihnya pelan, sementara Yesung masih menangis dipelukkannya, mengingat kronologis penyakit Jessica yang menderita kelainan Jantung.

“Sicca mau bersama dengan Yesung Oppa selamanya…kau dengar itu Oppa…” Jessica mulai menangis “Jangan tinggalkan Sicca, Oppa~ah…”

“Nde…” ucap Yesung singkat, air matanya masih keluar, ia memperat pelukkannya.

SKIIPP>>>> .

“Jessica Jung, maukah kau menikah denganku?” ucap Yesung seraya menyodorkan sebuah cincin kearah Jessica yang sedang duduk dikursi rodanya disebuah taman di London.

“Op…Oppaa…..” lirih Jessica pelan, ia menutup mulutnya dengan kedua tangannya tidak percaya bahwa kini seorang pria melamarnya.

Yesung sedikit berjongkok didepan kursi roda milik Jessica, ia membuka kotak itu dan mengambil cincin berlian tersebut dan menyematkannya di jari manis milik Jessica.

“Oppa, gomawo….hikk..hikkk…gomawo untuk selalu bersamaku…” Jessica mulai menangis, “I do…I do…Oppa…” lanjutnya.

Yesung tersenyum dan dengan segera ia memeluk gadis itu dengan erat.

#Flashback E.N.D

Yesung kembali menghembuskan napasnya, memijat-mijat sedikit kepalanya yang sedikit terasa pusing. Sejak pertemuan itu, hatinya sedikit kuatir, inilah hal yang paling ia takuti ketika berada di Seoul, pertemuannya dengan seorang bernama Lee Dong Hae sempat menyita perhatiannya.

Ia mengambil ponselnya, mencoba mencari nomor telepon Donghae yang masih tersimpan di memori Handphone~nya. Matanya masih mencari dan seketika terhenti kepada sebuah nomor dengan inisial LDH/JS….ia sengaja menyingkat namanya.

Ia mencoba menekan nomor tersebut namun dengan segera mematikannya dan lalu mencoba menekannya dan mematikannya lagi, hatinya masih ragu untuk berbicara dengan sahabatnya itu. Ia mencoba menekan nomor itu dan ini adalah ketiga kalinya…Yesung menunggu, hingga akhirnya seseorang mengangkatnya, suaranya terdengar jelas dari balik Handphone Yesung.

“Yoboseoyo…huwaaa….” Sahut Donghae sambil menguap, rupanya ia sudah tertidur tadi, matanya masih terpejam…ia menunggu jawaban dari sipemanggil.

“Ne..Yoboseoyo…Donghae~ah…ini aku…Kim Jong Woon…” Yesung membalasnya sedikit berbisik.

“Mwoya?!!…” Donghae terhentak kaget seketika ia duduk terbangun dari tidurnya.

“Ne…bisakah kita bertemu sekarang, aku ingin berbicara denganmu, menyelesaikan urusan kita yang tertunda beberapa hari yang lalu…”

“Baiklah, dengan senang hati Tuan Kim, aku memang ingin sekali bertemu denganmu…” jawab Donghae dengan nada sinis.

“Ku tunggu kau di taman dekat Namsan Tower …”

“Baiklah….”

KLIK.Donghae dan Yesung menutup telepon bersamaan.

Donghae beranjak dari tempat tidurnya, membasuh mukanya dan cepat-cepat ia mengenakan celana jeans dan kaos oblongnya, mengambil kunci mobil BMW Z4~nya yang terletak dimeja kecil ranjangnya.

Sementara itu Yesung mengambil jaketnya dan kunci mobilnya dikamarnya bergegas keluar dari Apartemennya, namun sebelum itu ia sempat bertandang kekamar Jessica yang sedang tertidur pulas. Ia menghampiri gadis itu, mengelus pipinya pelan.

“Changi~ah, Oppa akan mewujudkan permintaan terakhirmu itu…bersama dengan orang yang kau cintai…Jebal, Oppa akan selalu disisimu…” CUP…ia mengecup dahi Jessica yang masih tertidur.

==================================================

Donghae tiba lebih dahulu ditempat perjanjian tersebut dan tidak lama Yesung datang bersama mobil VW Scirocco R-Line berwarna putih, sinar mobilnya mengenai Donghae yang sedang berdiri bersandar pada mobilnya.

Yesung memarkirkan mobilnya tidak jauh dari tempat Donghae berdiri. Yesung segera keluar dari mobilnya setelah dirasa ia telah memarkir dengan baik mobilnya itu.

Donghae berjalan dengan cepat menghampiri Yesung dan BUKKK.ia memukul wajah Yesung.

“Hei, kau…” tubuh Yesung mundur beberapa langkah dan ia mulai menghampiri Donghae dan membalas memukulnya lagi, mengenai tepat diwajahnya.

‘Kyaa!! Brengsek kau Kim Jong Woon…” Donghae kembali bangkit dari jatuhnya setelah Yesung memukulnya tadi, mengarahkan dengan cepat pukulannya kearah Yesung, mengenai perut Yesung dan Yesung kembali membalasnya, begitu seterusnya terjadi perkelahian diantara mereka untuk beberapa lama.

BRUKKKK.>>> mereka menjatuhkan tubuhnya kerumput ditaman itu. Darah segar bercucuran dari beberapa bagian wajah mereka. Sejenak mereka merasa lelah atas perkelahian yang mereka lakukan tadi.

“Mau apa kau Namja Aneh…” dengus Donghae masih dalam keadaan berbaring, ia menatap langit malam kota Seoul.

“Aku mau membuat perjanjian denganmu Bodoh….” Sahut Yesung sambil meringis kesakitan.

“Mwo?” Donghae menoleh kearah Yesung yang terbaring disampingnya.

“Mengenai Jung Soo Yeon,…biarkan aku bersamanya, karena hanya aku yang mampu menjaganya…”

“Cih, kau ambillah, aku sudah punya Yoona…” sungut Donghae “Kupikir apa…” lanjutnya berdecak.

“Ne,…jangan coba-coba kau menemuinya….Arraseo…”

Donghae terdiam, sepertinya sulit untuk mengatakan tidak pada perkataan Yesung yang terakhir.

“Ck, benar dugaanku…” Yesung beranjak dari tidurnya, ia berdiri dan menghampiri Donghae yang terbaring.

Tangannya menjulur kearah Donghae dan Dongahe membalasnya. Ia menarik tangan Donghae untuk bangun. Donghae terduduk dan Yesung berjongkok dihadapannya.

“Aku beri kau waktu 1 minggu untuk menentukan pilihanmu. Itulah perjanjianku…” lirih Yesung sambil berbisik ditelinga Donghae, ia menyeringai senang melihat sahabatnya itu kebingungan atas sikapnya.

****

TO BE CONTINUED

Untuk pertama kalinya Yesung dijadikan tokoh apa yah, Baik atau Jahat nih ^^

Bis~nya author gi bosen nih menampilkan Yesung yang Baik-Baik mulu.

Udah lah jangan banyak komat-kamit lah

Pokoke after Read kasih Comment~nya.

Give Vote~nya yah

HaeSicca atau YoonHae

Vote terbanyak akan menentukan ENDING COUPLE dari cerita ini ^^ dan waktunya 1 minggu dari tgl FF ini terbit, seperti perkataan Yesung

Iklan

20 responses to “My Love, My Tears……Only For You (Part 1)

    • iya, thank u commentna, sebenere dah dipost tapi diblog satu lagi, mo dipost dsini tkut gag boleh ma Adminnya yg lagi Hiatus, soale rada-rada mature gitu, menurut w sih..endingna YoonHae kok, tapi ada sdikit konflikna, n disini MC na itu Yesung ma Jessica yah ^^..

  1. Jangan” sica memutuskan hubungannya ama donghae karena ga mau donghae tersakiti oleh penyakitnya yah? Terus dinghae jd salah paham deh ama yesung…
    Semoga aja haesica bersatu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s